Selasa, 13 Maret 2018

mencoba lubuntu 17.10 - RINGAN BANGET !


halo kawan semua selamat datang di linux os indonesia. lama sekali rasanya mimin nggak posting di blog tercinta ini. jadi saya mohon maaf karena mimin jarang posting. karena sedang sibuk di dunia nyata. lama rasanya saya enggak ngoprek linux, dan sayapun iseng-iseng untuk mencari-cari os linux yang belum saya coba. setelah browsing sana-sini akhirnya pilihan pun sampai pada lubuntu. sebuah sistem operasi linux turunan ubuntu namun memakai desktop environment lxde. jadi tentu lah si OS ini nantinya akan berjalan dengan ringan.

setelah sukses download saya langsung install di netbook tua kesayangan saya, itulah alasanya kenapa saya cenderung lebih suka linux yang ringan-ringan. ya memang karena saya memakai perangkat yang cukup usang. yah untunglah saya memkai linux, jadi bisa pilih distro yang ringan.

oke sebelum pembahasan makin ngelantur mari kita kembali ketopik. instalasi lubuntu ini tak berbeda dengan linux lainya, jadi bisa berjalan dengan lancar. dan menurut saya lubuntu ini termasuk cukup cepat proses instalasinya.

lanjut ke impresi pertama ketika memakai lubuntu, awalnya jujur saya cukup asing dengan desktop environment lxde karena saya sudah terbiasa dengan mate. yah mungkin perbedaanya tak terlalu jauh, namun saya tetap merasa asing ketika memakai lxde. keunggulan dari lxde tentunya adalah performanya yang sudah pasti ngebut banget. bahkan ketika idle, sistem hanya memakan 130 Mb RAM. lalu apa keluhan yang saya rasakan ketika memakai lxde ini ?

meski performanya cukup ngebut tentu ada saja kekurangan di lxde. salah satu yang membuat saya cukup risih adalah karena tidak adanya search bar di start menu. meski nampak sepele namun ini sangat mengganggu bagi kita yang biasa mencari aplikasi ketika ingin menjalankan. bayangkan jika komputer kita terinstall ratusan aplikasi dan kita tak tau aplikasi itu terletak dalam kategori apa, tentu akan sangat sulit mencari jika tak ada search bar.

kekurangan lain dari lubuntu ini adalah kustomisasi yang sangat terbatas. ubuntu mate itu ringan, tapi masih menyediakan banyak kustomisasi, seperti merubah layout panel dan banyak lainya. namun bila di lubuntu ini tampilanya cukup kaku, bahkan untuk sekedar merubah ikon start menu saja kita harus bersusah payah. well namun UI yang minim kustomisasi ini juga bisa menjadi keuntungan bagi kalian yang mungkin ogah ribet. dan juga meminimalisir resiko kerusakan karena modifikasi user interface.

secara keseluruhan sebenarnya saya cukup takjub dengan kecepatan kinerja dari lubntu dan saya akan memakai lebih lama sistem operasi ini. dan buat kalian yang mungkin mau mencoba distro baru, saya rasa lubuntu ini cukup recomended.

oke kawan semua sekian aja postingan kali ini, semoga bermanfaat.
wassalam !
Load disqus comments

0 komentar