Selasa, 01 Agustus 2017

mengulik distro linux karya anak bangsa

linux adalah sistem operasi yang terbuka atau biasa diistilahkan open source, sehingga bebas dikembangkan dan didistribusikan oleh siapapun. ini membuat distribusi linux menjadi sangat beragam dan banyak jumlahnya. nah diantara distribusi linux atau biasa disebut distro yang sangat beragam diseluruh dunia, ada juga yang berasal dari dalam negri alias karya anak bangsa.

nah disinilah saya akan mengulik beberapa distro karya anak bangsa yang sebenarnya memiliki kualitas yang mumpuni namun masih sangat asing bagi masyarat indonesia sendiri.

1. BlankOn

"Linux BlankOn adalah distribusi Linux yang dikembangkan oleh Tim Pengembang BlankOn. Distribusi ini dirancang dan disesuai dengan kebutuhan pengguna komputer umum di Indonesia. Linux BlankOn dikembangkan secara terbuka dan bersama-sama untuk menghasilkan distro Linux khas Indonesia, khususnya untuk dunia pendidikan, perkantoran dan pemerintahan."
begitulah cuplikan kalimat dari situs www.blankonlinux.or.id.
memang distro satu ini distro yang mengerti keperluan orang indonesia. bahkan desktop environment yang  dipakai juga buatan indonesia yaitu DE manokwari 1.09 diversi terakhir yang dirilis yaitu blankOn x tambora

blankon juga menjadi pelopor besar bagi berkembangnya sistem operasi linux dalam negri. sayangnya blankon ini lama vakum dan tidak merilis versi terbarunya lagi. rilis terakhir adalah blankon x tambora 20 mei 2015 silam.

2. Grombyang Os


Grombyang OS adalah pengembangan atau remastering salah satu distro Linux yakni XUbuntu 14.04.3 oleh grOS-TEAM menjadi sebuah OS distro lokal yang kami beri nama Grombyang OS atau biasa di sebut dengan grOS. GrombyangOS di desain sebagai sistem operasi berbasis pendidikan, yang mana di dalamnya juga sudah dilengkapi dengan aplikasi pendidikan seperti LibreOffice, Kalzium, BKchem, KAlgebra, KBruch, KGeography, Othman Quran Browser. Selain itu Grombyang OS juga dilengkapi dengan aplikasi multimedia meliputi audio dan video.
Dalam Perjalananya sekarang grOS sudah mencapai versi 2.0, menggunakan desktop xfce yang ringan.

grombyang os dikembang sekelompok anak muda di pemalang dan sempat menjadi nominasi liputan6 award 2016 lo.

bagi anda yang ingin download bisa masuk ke link ini http://www.grombyang.or.id/

3. Tea Linux


TeaLinuxOS adalah distro Linux turunan Ubuntu yang dikembangkan oleh Dinus Open Source Community (DOSCOM) dan kawan-kawan yang berorientasi pemrograman. Dengan menghadirkan filosofi, “Nikmatnya sebuah racikan”, TeaLinuxOS dikembangkan secara terbuka dan bersama-sama untuk menghasilkan distro Linux pemrograman untuk dunia pendidikan.

untuk medownload bisa masuk ke link dibawah :
tealinuxos.org

4. Xenta Os



Xenta OS adalah Sebuah Distro Linux Lokal dari Indonesia yang dikembangkan oleh Developer Xenta OS. Sebagai Non-Profit Organizations. Semoga Xenta OS dapat menjadi sistem operasi alternatif Untuk Indonesia.

nah untuk yang satu ini masih belum banyak yang tahu. dan saya juga belum pernah mencoba. jika anda ingin mencoba bisa download dengan masuk link dibawah :
http://www.xentaos.org/

itulah beberapa distro indonesia yang saya tahu. distro-distro diatas semakin berkembang dan terus hidup untuk indonesia.
mungkin jika anda tahu distro indonesia lain atau bahkan berencana mengembangkan distro sendiri bisa menambahkan di kolom komentar ya :)
Load disqus comments

0 komentar